Senin, 05 Desember 2016

Trip to Maumere - Flores Part 2

Day 4 Danau Kelimutu - Koka Beach - Bukit Karmel Paga

Hai . . hai next story ya :D sebenarnya kita jalan ke Kelimutunya hari sabtu pagi, namun apa daya cuaca gak mendukung. Mulai dari subuh sampai jam 8an hujan keras tambah petir buat kita nunda perjalanan untuk sementara. Akhirnya kita putusin untuk jalan minggu pagi, malamnya kita ikut misa dulu di kapela perumnas Maumere. Kita start pagi-pagi jam 5.15. Fyi, jam 5 ini udah terang banget jadi jangan khawatir. Perjalanan dari Nita ke Kelimutu kira-kira 3,5 jam. Cukup buat bokong sakit apalagi kami jalannya dengan motor. Kalau jalan dengan mobil mungkin aku bakalan mabok soalnya jalan khas di Flores yaa berkelok-kelok penuh dengan tikungan. Jalanan masih cukup sepi berhubung karena hari minggu. Kalau pengen dapat sunrise lebih baik bermalam di Desa Moni aja. Biar jam 4an sudah bisa trekking ke atas. Di desa moni banyak pilihan penginapan. Dari gerbang menuju tempat parkir ternyata lumayan jauh. Sampai di tempat parkir udah jam 8 lewat. Berhubung karena hari minggu pengunjung tumpah ruah ditempat ini, jadi kurang menikmati pas dipuncaknya hiks hiks

Pertamanya agak bingung dengan simbol ini
ternyata kalau mendaki keatas tu langsung danau bawahnya

Danau pertama (Tiwu Ata Polo)  dibagian bawah, danau sampingnya gak terlalu kelihatan
trekking ke puncak baru dapat kelihatan semua

Jangan lupa baca dulu sejarah danau kelimutu. Kudu hati-hati ya ditempati ini
dan tetap jaga sopan-santun dan kebersihan


Ratusan anak tangga yang sukses buat kaki pegel dan ngos-ngosan
namun kalau gak naik puncak ya percuma datang ke Kelimutu
Sampai atas rame banget, jadi nyesel gak datang hari lain aja. Soalnya buat foto jadi kurang bagus orang - orang bejibun gak bisa dapat tempat yang baik buat foto. Jadi kita duduk-duduk dulu nikmati danaunya sampai orang pada kurang dan ternyata gak kurang-kurang. Diatas puncak ada ibu/ibu yang jualan minuman hangat, jadi buat yang pengen ngopi-ngopi sambil nikmati indahnya danau 3 warna monggo. Sepanjang jalan ke puncak ada beberapa monyet jadi hati-hati. Jangan kasih makan soalnya mereka bakalan datang dengan jumlah lebih banyak. Namun anehnya udah ada larangan gitu, tapi masih ada aja yang ngasih makan ke monyetnya.

Dlihat dari puncak danau kedua
Danau ketiga, bersama dengan monyet-monyet yang lagi pose
Jam 10 kita putusin untuk balik, soalnya pengunjung udah tambah rame plus anginnya kencang baget bikin kepala pusing. Sebenarnya tak rela untuk berpisah dengan danau kelimutu ini karena akhirnya bisa nyaksiin sendiri gimana indahnya ciptaan Tuhan. Pokoknya Flores mantap deh ! Oh iya htm untuk wisatawan lokal Rp. 7500 dan untuk parkirnya Rp. 5000 karena kita pakai motor. Dari kelimutu kita lanjut ke Pantai Koka. Berhubung udah siang banget kita singgah makan RM. Bethania 1,5 jam dari kelimutu. Nama daerahnya aku lupa. Rumah makannya lumayan luas, bersih, dan yaa enaklah karena udah laperrrr

Next lanjut ke Pantai Koka, dengan htm Rp. 5000 dan untuk parkir Rp. 5000. Lagi-lagi karena hari Minggu orang bejibun di pantai namun pelan-pelan berkurang karena udah makin sore. Pantainya indah banget, banget, banget. Cuma ada beberapa spot yang kotor. Aku pernah dibilangin ama temen jangan duduk di kursi bambunya entar mereka minta bayaran. Karena keinget itu kita duduk manis aja di pasir. Gak lama ada bule yang nyapa, ngobrol-ngobrol bentar kemudia dia minta di potoin. Dia dari Belgia yang udah keliling Indonesia selama setahun. Dia pamit duluan, dan kita cari tempat duduk yang lebih asik. 

Spot di depan tempat duduk kami


Ninggalin jejak 
Udah jam 5an kita pengen naik keatas bukit biar bisa dapat view yang lebih cantik. Kirain gratis, ternyata bayar Rp. 5000/orang. Jefri bilang gak usah naik aja, tapi kupikir-pikir aku udah datang jauh-jauh gini masa gak naik kebukitnya. Jalan kebukitnya dibuat dari bambu macam tangga tapi mesti hati-hati karena jaraknya agak jauh dan licin. Aku saja gak sengaja injak batu sampai jatuh kebawah. Untung gak ada orang dibawah kalau ada bisa bahaya kena kepala orang. Dan ternyata dari atas luar biasa






Thank you God, karena bisa sampai sini. Rasa capek mendaki terbayar dengan pemandangan yang indah. Moga lain kali bisa dikasih kesempatan buat jalan kesini. Amin. 
Udah jam 5 kita harus balik karena masih harus ke patung yang ada di bukit Paga. Awalnya aku kira itu patung Tuhan Yesus namun dari info yang dikasih sama temen Fr. Pito, SVD itu patung nabi Elia di puncak gunung Karmel. Masuk ke tempat ini gratis cuma harus mendaki. Namun pemandangan dari bukit gak kalah menawan dari pantai koka. 

Gak sempat foto pemandangan disekitarnya
karena buru-buru pulang takut kemalaman

Day 5 - 6 Nothing to do
Seharian jalan dari Kelimutu, Koka. sampai patung nabi Elia betul-betul nguras tenaga. Jadi hari kelima gak ngapa-ngapain dirumah aja. Agak sorean baru kami berdua jalan-jalan dikit ke Wisma SVD untuk mengunjungi teman frater Pito, SVD saat sama-sama tugas di Manggarai satu tahun yang lalu. Cerita-cerita sampai jam 7an karena beliau mau lanjut untuk adorasi. Kami pun balik kerumah. Begitupun dengan hari keenam cuma jalan-jalan sekitar kota maumere. Kita nyoba makan malam di pasar senja. Disini rame banyak mas-mas yang jualan makanan. Bukan makanan khas, hanya soto, sate, dan kawan-kawan. Tapi ya enaklah. Harganya lumayan terjangkau. Oh ya pasar ini hanya buka menjelang magrib kalau siang gak ada, sama ada satu lagi namanya pasar bongkar khusus untuk tempat makan. Ya samalah yang jual mas-mas juga. Ada beragam menu pilihan untuk kamu. Dan oh iya ada lagi tempat makan di turab, jefri sih sebutnya gitu. Harga lumayan bersahabat dengan view pantai. Tempatnya asik bentuk pondok-pondok, duduknya lesehan gitu. Yang datang kesini juga rame apalagi kalau pas malam mingguan. 

Day 7 Gereja Bloro
Penasaran dengan gereja ini, model bangunan klasik kayak di Eropa. Tempatnya di bloro, kira-kira 10 menitan dari Nita. Kita kesana agak sorean biar gak panas. And this is it Sanctissima Trinity Church, Bloro.



Foto-fotonya dari luar aja, gak sempat lihat kedalamnya

Day 8 Nothing to do (again)
Just quality time with nana sambil nyobain makan ice cream di My Bread and Ice Cream di Jl. Anggrek-Perumnas Maumere. Lanjut makan bakso berjam-jam di lupa nama tempatnya hehe

Day 9 Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret Maumere
Ke seminari Ritapiret hanya butuh waktu 5 menit dari tempat tinggal kami. Jadinya kami jalan kaki aja kesana. Disini kita bisa melihat kamar mendiang Santo Paus Yohanis Paulus Ke II saat mengunjungi Maumere pada tahun 1989. Kamar ini sekarang jadi tempat ziarah bagi umat Katolik untuk berdevosi kepada St. Yohanis Paulus ke II. Disini guide kami Fr. Arwin yang berbaik hati mengajak berkeliling seminari.



Foto-foto kegiatan Bapa Paus saat di Seminari Ritapiret
Patung St. Paus Yohanes Paulus ke II ini
kembaran dengan yang ada di Lepo Bispu
(lihat di pos sebelumnya)

Day 10 Replika Betlehem - Coconut Garden Beach - CAPA Resort Maumere

Hari sabtu kita jalan-jalan cantik di tempat yang kekinian haha padahal modal tipis doang cuma karna penasarannya setengah mati sama coconut dan capa. Tapi sebelum kesana kita jalan-jalan dulu ke wisata rohani di Nelle kira-kira 30 menit dari kota Maumere. Yang kulihat di google disini ada replika Betlehem tempat kelahiran Yesus. Karena nana belum pernah kesini juga, jadinya kita modal nanya-nanya ke orang aja. Letaknya agak diatas. Dari tempat ini kita bisa lihat kota Maumere dan bentangan pantai utara. Namun agak diluar ekspektasi sih, but ya lumayan. Pas kami kesana hanya ketemu dengan 1 orang pengunjung. Mudah-mudahan tempatnya bisa dipercantik lagi. 

Patung St. Yosef, Bunda Maria dan bayi Yesus
Altarnya unik
Kami disini tidak terlalu lama, karena langit udah mendung, dan bener aja pas kami udah nyampe kota hujan deras turun. Akhirnya kita berteduh dulu di kantor pos. Hujannya gak terlalu lama, lucunya hanya sekitaran kantor pos yang hujan, lewat berapa meter dari situ e jalanannya kering. Beda langit kali' ya lol. Semula jefri pikir kami gak usah kesana karena mungkin hujan keras. Tapi setelah berhenti tancap aja langsung kesana, gak ada waktu lagi untuk nunda. Tujuan pertama kita adalah Coconut Garden Beach. Perjalanannya gak makan waktu lama kira-kira 20 menit dari kota Maumere ke arah Larantuka. Tapi karena motor orange ini tiba-tiba ngambek perjalanannya jadi 30 menit. Buat yang cari penginapan tempat ini recommended banget. Penginapan unik dengan pelataran pantai.

Spot foto yang unik nih



Habis dari coconut kita lanjut ke CAPA Resort Maumere untuk ngemil sore (katakanlah begitu wkwk) resort ini terletak masih di jalan nasional Larantuka tapi sebelum coconut jadi kita putar balik. Disini tempatnya lebih modern dan bagus juga buat lihat sunset. Disini kami punya kejadian yang memalukan banget sampai-sampai malu untuk diceritain hahah






Cekrek dulu
To be continued . . .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar