Minggu, 01 April 2018

Making Memories

Nangalili, Lembor, Manggarai Barat, NTT

Satu tahun bukan waktu yang singkat bagiku untuk menantimu. Terlalu banyak kisah yang terjadi sebelum aku bertemu denganmu. Tapi aku selalu percaya bahwa kisah itu hanya sebagai penyemangat agar aku mampu untuk tetap setia menantimu. Dan benar, hari ini aku dapat bertemu denganmu di sepanjang jalur pantai Nangalili yang indah. Terima kasih untuk perjempuaan kami hari ini Tuhan, terima kasih untuk pemandangan yang menakjubkan ini.

Nangalili, 25 Maret 2018

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ruteng masih sama. Dinginnya masih seperti dulu. Hari ini aku berjalan menyusuri indahnya pagi. Udara yang selalu aku rindukan ketika aku meninggalkan tempat ini. Matahari, angin, bersinergi menjadi satu. Membuatku mengenang kembali momen indahku bersamamu. Tuhan yang pengasih, kupersembahkan hari ini kepadamu. Di hari jadi kami yang kesekian kalinya.

Ruteng, 27 Maret 2018

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pantai Tilir hari ini menyambutku dengan ombaknya yang selalu kurindukan. Membuatku mengenang kembali kisah kami 2 tahun yang lalu. Terima kasih pantai masih menjadi tempat yang setia untuk selalu menjadi saksi cinta kami. Hari ini juga aku kembali bertemu dengan sosok Ibu yang memberikan kami kekuatan untuk menemukan arti dari cinta kami. Dia berkata kepadaku, kebahagiaan sejati ketika kamu bisa bersama dengannya selalu ada disampingnya. Bukan karena harta, tapi karena kamu bisa terus melihatnya setiap saat. 

Ponggeok, 28 Maret 2018

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Puluhan mata menatap kami hari ini. Entah apa yang mereka pikirkan. Tapi hari ini kurasa jantungku berdebar kencang. Mungkin karena harus bertemu lagi dengan orang-orang dari masa lalu kami. Dia berkata kepadaku, "Enu, kamu takut ?". Aku menarik nafas panjang dan kutatap matanya. Ya, mata itu yang selalu meneduhkanku. Dengan pasti ku jawab, " Tidak Na, aku tidak takut. Aku siap".

Ponggeok, 29 Maret 2018, Pada Hari Kamis Putih, malam cinta kasih.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Terima kasih sudah menyambutku dengan baik Mama, Om, Tanta, Kakek, Nenek, terutama untuk Alm. Bapa Largus Angkut. Terima kasih untuk setiap kasih yang kalian semua tunjukkan padaku. Maafkan aku yang belum sempurna ini. Tapi aku janji, aku punya cara sendiri untuk bahagiakan dia. Bapa beristirahatlah dengan tenang di surga. Engkau selalu kurindukan

Ponggeok, 30 Maret 2018

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bagian dari pertemuan yang selalu membuatku sedih adalah perpisahan. Bandara pagi ini mengujiku untuk tetap tenang dan sabar meskipun hati rasanya tak mampu. Semoga suatu saat bandara ini bisa menjadi gerbang bahagia saat aku dan kamu dipertemukan kembali. 

Labuan Bajo, 31 Maret 2018, Pada Pesta Sabtu Suci

Komodo Airport, Labuan Bajo, NTT

Rabu, 21 Maret 2018

2018 !!

Lama banget gak posting jadi banyak sarang laba-labanya ya  wkwkw

I'll back with my new journey :)

See u in next post

Jumat, 24 Februari 2017

Trip to Maumere - Flores Part 3

Day 11 Mangrove Forest, Tanjung Kajuwulu (Farewell Maumere)

Back again to this vacation hehe setelah beberapa lama baru bisa ngepost lagi berhubung karena kemalasan yang makin menjadi-jadi. Oh ya diakhir perjalan ke Maumere di tutup dengan jalan-jalan ke Hutan Mangrove di daerah Magepanda yang beberapa waktu lalu jadi tempat konser Maumere Jazz Festival. Tempatnya sangat asik ditambah dengan view pantai yang jernih buat kita betah lama-lama kesini. Yang tak terlupakan dari tempat ini yaitu saat kami bisa masuk gratis gegara Opa Andreas ternyata temanan baik dengan akong yang aku lupa namanya. Opa Andreas ini salah satu tuan tanah di Magepanda, jadi ya syukur kita masuknya gratis tis hahah. Thank u opa. Di tempat ini ada menara yang terbuat dri bambu bisa ngelihat seluruh view hutan mangrove tapi kita gak mau naik soalx waktu itu cuaca panas banget ditambah takut juga :D Oh iya thank's to Fr. Pito, SVD yang juga ikutan dalam trip ini . . .





Senin, 05 Desember 2016

Trip to Maumere - Flores Part 2

Day 4 Danau Kelimutu - Koka Beach - Bukit Karmel Paga

Hai . . hai next story ya :D sebenarnya kita jalan ke Kelimutunya hari sabtu pagi, namun apa daya cuaca gak mendukung. Mulai dari subuh sampai jam 8an hujan keras tambah petir buat kita nunda perjalanan untuk sementara. Akhirnya kita putusin untuk jalan minggu pagi, malamnya kita ikut misa dulu di kapela perumnas Maumere. Kita start pagi-pagi jam 5.15. Fyi, jam 5 ini udah terang banget jadi jangan khawatir. Perjalanan dari Nita ke Kelimutu kira-kira 3,5 jam. Cukup buat bokong sakit apalagi kami jalannya dengan motor. Kalau jalan dengan mobil mungkin aku bakalan mabok soalnya jalan khas di Flores yaa berkelok-kelok penuh dengan tikungan. Jalanan masih cukup sepi berhubung karena hari minggu. Kalau pengen dapat sunrise lebih baik bermalam di Desa Moni aja. Biar jam 4an sudah bisa trekking ke atas. Di desa moni banyak pilihan penginapan. Dari gerbang menuju tempat parkir ternyata lumayan jauh. Sampai di tempat parkir udah jam 8 lewat. Berhubung karena hari minggu pengunjung tumpah ruah ditempat ini, jadi kurang menikmati pas dipuncaknya hiks hiks

Pertamanya agak bingung dengan simbol ini
ternyata kalau mendaki keatas tu langsung danau bawahnya

Minggu, 04 Desember 2016

Trip to Maumere - Flores Part 1

Welcome December, rainy month, Christmas month. Semoga semuanya masih pada sehat-sehat ya. Hari ini ingin posting liburan 2 minggu yang lalu di Maumere - Flores, NTT yang betul-betul manise.  Dari awalnya cuma iseng-iseng aja pengen tahu, lama-lama penasaran, dan pada akhirnya membulatkan tekad untuk datang ketempat ini dengan modal pas-pasan yang ditabung satu tahun yang lalu. Perencanaan cuma 2 bulan doang. Gak nyangka hasil tabungannya bakalan di spend di Maumere :D. Ini solo trip aku yang pertama, bukan edisi backpacker hanya jalan-jalan cantik namun diusahakan dengan biaya seminim mungkin :D mudah-mudahan bisa tetap sehat cari uang, buat jalan-jalan lagi. Amin.

Selama 2 minggu jalan-jalan ditemani my nana, Jefri. Jadi, untuk penginapan dan makan di handle sama dia. Aku nginap di salah satu rumah kenalan doi tepatnya di Nita 20 menit dari kota Maumere, jadi uang untuk akomodasi penginapan bisa berkurang. Cuma emang trip ini transportnya nguras kantong banget, karena gak berani naik kapal Pelni sendirian. Tapi sepadanlah dengan pengalaman yang aku dapat selama di tanah Maumere Manise ini.

Trip diawali tanggal 15 November 2016 dari Toraja menuju Makassar menggunakan bus dengan waktu 8 jam perjalanan. Selama di perjalanan agak was-was soalnya udah jam 2 baru nyampe Pare-Pare padahal harus terbang pagi jam 06.45. Tapi syukurlah bisa sampe jam 04.15 dengan selamat namun agak nyesel maunya bawa koper sendirian aja gak usah dibantuin sama kernetnya yang ujung-ujungnya minta uang rokok. Tapi ya sudahlah . . . .

Tanggal 16 November 2016 jam 06.45 tepat terbang dari Bandara Int. Sultan Hasanuddin Makassar dengan maskapai L yang puji Tuhan tepat waktu. Sayang, mulai dari bandara Sultan Hasanuddin sampai Maumere gak ada dokumentasi sedikit pun akibat nunda-nunda. Jam 08.00 sampai di Bandara Int. I Gusti Ngurarai Bali dan lanjut lagi dengan maskapai N jam 10.25. Sempat diwarnai insiden lari-lari karena udah jam 09.30 belum check-in juga karena nungguin bagasi yang super lama. Kalau satu kode booking baik ini harus check-in lagi bisa berabe kalo ketinggalan pesawat. Dan setelah 1 jam 20 menit perjalan akhirnya sampe juga di bandara Frans Seda Maumere yang lagi-lagi gak sempat ambil foto-fotonya. Setelah dijemput sama nana, istirahat dulu biar esoknya bisa jalan-jalan.

Senin, 31 Oktober 2016

Tuhan Yesus Baik

Gak ada ide apa-apa buat nulis sih, hanya ingin bersyukur saja kepada Tuhan lewat tulisan sederhana ini karena Tuhan sangatlah baik dalam kehidupanku. Dia menunjukkan setiap kebaikanNya dalam segala hal yang kulakukan. Karena aku sangat percaya bahwa Tuhan senantiasa mendengarkan doaku. Aku tahu Ia akan senantiasa mendengarkan, yang kubutuhkan hanyalah sabar dan terus berpengharapan kepadaNya, tidak pernah berputus asa. Terima kasih untuk setiap berkatMu yang tak pernah berhenti mengalir. Hanya itu yang bisa kuungkapan saat ini. Aku menulis ini untuk ungkapan syukurku padaMu, agar setiap orang yang membacanya walaupun dalam keadaan apapun, keadaan yang sesulit apapun akan tetap bersyukur dan tetap berpengharapan kepadaMu karena Engkau sungguh baik. 

Sabtu, 13 Agustus 2016

Really ?? Is it 2016 ?

I'm back !! Omg, this is 2016, dan baru muncul lagi ?? No, wait !! 2 tahun ninggalin rumah ini berarti ya ?? It's long time no see u my blog and my dearest friends :))

Berhubung sekarang back to routines (read : unemployment) haha akhirnya bisa ngutak-ngatik rumahku dulu setelah tadi diawali dengan insiden lupa password dan email.

I'm gonna start again to write here and post some good things. Hope u all like it. Hmm . . I'm thinking to post my boyfriend's  poem and short story in this blog, so this blog belongs the two of us. You must take a look guys because his poem and short story are so adorable :)) Sttttt . . I'm gonna tell u a secret, I'm gonna make a trip and soon you can see what's going on :))  See u next time