Tampilkan postingan dengan label Ability. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ability. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 April 2013

Short Story 3 - This is Our Story

My third short story is ready !! Enjoy reading bloggies :)

This is Our Story

“Tok . .tok . .tok” suara ketukan pintu yang sangat kencang membuat bapak dosen yang lagi menjelasakan dengan semangat’45 menjadi kaget. “ Udah tau telat, bikin kaget saja kamu” , “Maaf pak, tadi jalanan macet”. Kali ini Kinaya terpaksa duduk di depan gara-gara macet yang membuatnya terlambat dan dia harus merelakan diberikan ceramah oleh dosen karena kesalahannya sendiri. Kinaya Cuma tertunduk, menahan malu ditegur didepan semua teman2nya dan beharap hari ini tetap  ada kebahagiaan lainya. “Stt. . . kok bisa telat”, Ray mencolek bahunya. Tapi kinaya tidak menjawab mendadak ia menjadi badmood hanya mengumpat dalam hati atas kejadian pagi ini.

                                                                              ***

Kinaya menatap artikel-artikel dan pengumuman yang diletakkan amburadul di mading kampus. Dia enggan untuk meninggalakn kampus meskipun kelas berikutnya masih 2 jam lagi. Kinaya saat ini tercatat sebagai mahasiswi semester 6 di Universita Harapan Bangsa tak terasa sebentar lagi ia akan menyelesaikan studynya dikampus. Ketika ia sedang membaca mading, mata Kinaya tertuju pada Ray temen sekelasnya yang kayaknya lagi bersama seorang cewek yang tidak lain adalah mantan pacarnya, Bunga. Bunga terlihat merengek-rengek pada Ray. Namun Ray tidak mengubrisnya dia hanya terdiam dan melangkah pergi meninggalkan Bunga. Kinaya pun mendekati Bunga yang kelihatan begitu sedih, “Bunga, kamu kenapa”, kata Kinaya. “ Aku masih sayang banget sama Ray, aku gak terima dia mutusin aku. Dia gak berhak gituin aku. Kinaya tidak membalas dia hanya merangkul bunga, Kinaya tidak mau terlibat terlalu jauh ama masalah temennya itu. “Ya udah, Bunga aku duluan ya” , Kinaya beranjak dari tempat duduknya. Bunga hanya menganguk. Kinaya menyusuri koridor kampus, awalnya ia ingin ke perpustakaan aja, namun tiba-tiba ia bertemu dengan Ray. “ Hei !”, Ray menyentuh pundaknya. “Hei, Ray, mau kemana ?” , “Gak tau mau kemana, kuliah selanjutnya masih lama. Kamu mau ke perpus ?” “Iya. Eh si bunga kenapa ? dia keliatan sedih banget tadi aku lihat”, kata Kinaya ingin tahu. Ray tidak segera menjawab dia malah duduk dibangku yang disediakan sepanjang koridor. “ Yaa, aku gak bermaksud campur tangan sih, cuma kasihan aja liat si Bunga tadi”, kata kinaya asal. “ Gak apa-apa biasalah dia pengen balikan lagi sama aku, tapi aku rasa dia gak cukup baik untuk aku. “Oh. . .”, ucap kinaya menghindari dirinya bertanya lebih lanjut, takut Ray malah jadi kesel. “Kamu udah ngerjain tugas gak ? Ke perpus yuk cari referensi”, Kinaya mencoba mengalihkan topik. “ Tugas ? Emang ada ? Waduh aku gak tau nih, yuk kita kerjain bareng”, sepertinya Ray kembali bersemangat. Mereka berdua pun berjalan menuju perpustakaan, tanpa sadar ada sosok yang menatap mereka dengan penuh rasa kebencian. 

Kamis, 10 November 2011

Architect Wannabe

Annyeonghaseo ^^ (asik . .asik . .xixi nb: baru belajar cinn) Selamat hari Kamis n selamat hari pahlawan !!
Hmm pagi hari yang lumayan cukup tidak bersahabat karena matahari belum nenunjukkan dirinya sehingga membuat diriku menjadi menggigil akibat hujan yang turun dengan derasnya . . (puitis mode:on) sembari menunggu hujan berhenti yuk mampir dulu ah disini, gw mau posting tugas gw yang acak kabul xixi yang menurut gw sayang bila tidak di abadikan, karena gw buatnya dengan susah payah sampe jungkir balik karena gak tahu menggambar ckckck . . .


gimana ?? lumayan keren gak ? menurut aku ini keren (baca : standar) xixi. Yang paling diatas itu Consonant Chart, trus yang dikiri Vowel Chart dan dikanan Organs Speech. Ini semua adalah sebagian kecil yang kami pelajari di mata kuliah  Introduction to Linguistic yang buat gw bingung stengah idup membayangkan bagaimana nasib ane di UTS and UAS nanti hiks . .hiks . . #ok abaikan

Sebenarnya gw agak bingung pas mau gambar yang bagian organs speech itu, soalnya gak tahu mau gambar dari mana kemana dulu, pas gw coba-coba eh ternyata jadi meskipun gambarnya gak menyerupai manusia malah gw bingung sendiri gambar gw ini mirip apa yaa ?? kalo yang dua gambar lain gw harus berkutat dengan mistar untuk mengukur jarak satu dengan yang lain apakah sudah lurus atau belum . .(asik . .asik architect "abal-abal" wannabe nih yee)



(bingung ya ini gambar apa ? aku juga bingung xixi)

and woalahh here it is the creator xixi i hope i get A from my lecturer :D see you in the next post bloggie ummuachh ^^http://www.emocutez.com

Kamis, 14 April 2011

Sebuah Pena dan Kertas

hai bloggie, , pa kabar ??
hmmm kangen banget sama lovely blogku ini . .
sama seperti syndrom yang lalu-lalu "kagak ada inspirasi" jadilah postingan blogku cuma gambar-gambar dan tulisan-tulisan pembangkit semangat (prett)
Gak tau kenapa akhir-akhir ini aku suka banget nulis-nulis yaa dibilang puisi bukan juga, dibilang sajak lebih parah, hmm bagusnya dibilang apa ya?? (minta wangsit dong wkwk) syair aja deh, tapi tetap gak menyerupai sih hihi
judulnya aku kasih "sebuah pena dan kertas" intinya cuma iseng-iseng aja(lebih tepatnya isinya curhat), mudah-mudahan ada yang suka (ngarep) jadi dimaklumin aja ye kalo kata-katanya ada yang gak nyambung or bribet soalnya aku bukan mahasiswa sastra


Sebuah pena dan kertas . . .
curahan hati pun tak kan sanggup seluruhnya dapat tertuliskan
semua cerita hidup ada padamu, saat aku bagai dipuncak gunung tertinggi
atau bagai jatuh didasar samudera yang amat dalam

sebuah pena dan kertas . . .
ketika aku harus merelakan sebuah harapan yang sudah terbang jauh dan tak akan pernah kembali lagi
ketika mawar yang kupegang, makin layu dan akhirnya mengering
ketika padang rumput yang menjadi tempat bermimpiku, hilang entah kemana

sebuah pena dan kertas . . .
rancangan hidup yang klasik yang merupakan realita yang sesungguhnya. sulit untuk mengubah semuanya yang sebenarnya merupakan kesalahan masa lalu
mengapa saya tidak bisa seperti mereka ? Mengapa saya tidak bisa menggapainya?
sebuah pena dan kertas . . .
Segalanya telah terjadi, tak kan terulang kembali
hanya satu jalan, ya itu jalan yang harus dilalui
jangan pernah menengok kebelakang lagi
Tapi mimpi itu tetap ada dan berharap suatu saat mimpi itu bisa jadi nyata
sebuah mimpi dimana seorang gadis kecil dengan riang meninggalkan pada rumput tempat ia bermain
menuju sebuah istana megah dan bertemu dengan pangeran berkuda putih seperti yang sudah ditakdirkan padanya

sebuah pena dan kertas semua kisah tertuang disini . . . .